Di sela-sela membaca buku, saya jadi kepikiran menulis bagaimana bisa menjual jasa dan bikin klien repeat order.
Karena saya pernah mendapatkan project dari satu klien saja mencapai 7x repeat order.
Memang yang dibuat adalah web desain, tapi secara esensi yang mereka inginkan adalah landing page.
Penasaran bagaimana bisa repeat order sebanyak 7 kali?
Karena saat itu landing page belum begitu popular di benak saya, yang saya tau bikin web statis dan diisi copywriting.
Saya penasaran ketika kamu menerapkan ini, seberapa excited untuk membantu banyak pebisnis dan profesional untuk mendapatkan manfaat dari copywriting yang kamu buat.
Siap memperbesar penghasilan?
Nasihat Ayah Saya
Sejak masih sekolah saya diberi nasihat untuk memberikan servis (layanan) di atas ekspektasi oleh ayah saya.
Bukan karena Ayah saya sengaja memberi nasihat itu, hanya saja ketika momen berdiskusi, yang mana saat itu, saya sudah menghasilkan uang sejak masa SMA, dan butuh masukan saran dari Ayah saya.
“nggak apa-apa di awal murah, dibikin puas aja dulu, nanti juga bakal direkomendasiin”
Kira-kira begitu perkataan ayah saya, hingga saya terapkan untuk jasa design web statis + copywriting.
Kamu bisa tebak berapa angka pertama kali yang saya terima?
Ya, 450rb.
Itu pun sudah termasuk hosting dan domain.
Bayangin aja 450rb udah termasuk domain dan hosting, artinya biaya jasa yang saya hasilkan kurang lebih 200rban.
Tapi, saya ingat apa yang dikatakan oleh Ayah saya, “dibikin murah dan puas. Supaya direkomendasikan”.
Sebelum saya membuka jasa desain web, saya suka membantu para siswa dan guru ketika laptop mereka memerlukan instalasi Windows.
Saya berikan harga di bawah standar dengan fasilitas di atas rata-rata. Bukankah itu mengundang seseorang untuk merekomendasikan?
Sampai saya bosan dan tidak tertarik pun, mereka masih menginginkan saya untuk menginstall laptop mereka.
Jadi, ini prinsip pertama: dijual terjangkau dan berikan pelayanan lebih.
Buat yang udah ikut Certified Impactful Writer, mungkin udah nggak asing lagi, ya?
Karena ini menjadi salah satu kebiasaan yang membuat Impactful Writer menjadi produktif dan bernilai.
Catatan saya, prinsip ini baik digunakan untuk kamu yang belum punya pengalaman sama sekali, agar mereka yang sudah percaya pada skill kita, menjadi modal untuk kita mendapatkan klien berikutnya.
Karena rata-rata pemasukan saya saat itu dari rekomendasi klien yang sudah puas dengan layanan yang saya berikan.
Perlakukan Klien Sebagaimana Kita Ingin Dilakukan
Ingat pernyataan saya di atas?
Ya, saya memberi harga jasa sudah termasuk domain dan hosting, makanya saya bisa memberikan opsi jasa yang paling hemat.
Seperti yang sudah kita pelajari, kita lebih cenderung menghemat uang yang kita miliki, ketimbang kita berusaha keras untuk mendapatkannya.
Strategi yang saya gunakan mungkin nggak asing, yakni bundling. Kita tuh suka banget dengan strategi seperti ini.
Misalnya saja, kita lebih memilih barang dengan harga 50rb tapi gratis ongkir, ketimbang harga 40rb tapi ongkir 10rb. Padahal sama saja ‘kan?
Karena saya sendiri nggak ingin ribet, maka saya hadirkan layanan sudah sepaket dengan harga jasa.
Saya sendiri ingin membeli jasa saya sendiri, karena murah, sudah include domain dan hosting.
Kalau kata Dewa Eka Prayoga “buatlah produk yang kita sendiri ingin sekali membelinya”.
Seseorang langsung terpicu emosinya untuk segera order. Hehe.
Gimana? Udah mulai kebayang?
Yakinkan Kalau Kita Kredibel
Saya ingin mengajukan pertanyaan kepada kamu,
“seandainya ada seseorang yang menawarkan parfum dengan harga murah dan dia mengatakan ‘wangi ini cocok untuk kamu’, tapi ketika menghampiri kamu ternyata dia tidak wangi, kira-kira akankah kamu membelinya?”
Saya meragukan itu, mungkin kamu akan langsung menolak. Iya?
Karena saya pun akan berpikir apa yang kamu pikirkan.
“masa iya jualan parfum, tapi kok yang jualannya tidak wangi”.
Nah, itulah pentingnya menjadi kita kredibel.
Sebelum kita menjual jasa copywriting dan sales letter, penting cara kita menawarkan jasa tersebut adalah hasil dari jasa yang kita ingin jual.
“Maksudnya gimana, Kadika?”
Ya, sederhananya, kamu menjual jasa copywriting dan sales letter dengan copywriting dan sales letter itu sendiri.
Kamu membeli domain dotcom dan diisi dengan penawaran jasa (racikan copywrithink dan satuskill) yang kamu berikan.
Oke, ya?
Transparansi dan Komunikasi adalah Kunci
Dua sikap yang saya pegang ketika menjalani jasa ini, yakni komunikatif dan bersikap terbuka.
Saya menyampaikan bahwa harga domain dan hosting sekian, biaya jasa sekian. Agar mereka bisa membandingkan jasa kita dengan yang mereka ketahui.
Bahkan saya tidak sungkan-sungkan untuk memberitahu provider hosting mana yang saya akan gunakan. Agar mereka makin percaya kepada jasa yang saya tawarkan.
Komunikasikan berapa lama yang bisa kamu kerjakan, kalau ada kendala atau kurang informasi dari klien, jangan sungkan untuk menghubunginya kembali.
Bukankah kita senang kepada seseorang yang komunikatif dan bersikap terbuka?
Setiap Penjual Pasti Ada Pembeli
“duh, Kak. Udah dijual murah tapi belum ada yang beli”.
Kalem aja, mungkin belum ketemu aja. Ingatlah hukum dasar ini, setiap ada yang jual, pasti ada yang beli.
Soal kapan dibelinya, kita belum tau, tergantung ikhtiar dan doa kita.
Tapi jangan menuhankan ikhtiar kita juga. Karena boleh jadi ada invisible hand yang kita nggak tau, tiba-tiba ada yang orang yang order dari rekomendasi seseorang yang kita nggak tau.
Bukankah ketika kita nggak pakai jasa seseorang, tapi ketika ada yang kompeten untuk mengerjakan itu, kita menjadi rekomendasikannya?
Saya pernah seperti itu, nggak pakai jasanya, tapi ketika ada yang bertanyaan tentang jasa tersebut ada yang bisa mengerjakan atau tidak, saya akan merekomendasikan seseorang yang pernah menawarkan itu pertama kali.
Oke, ya?
Lanjut!
Rekomendasi Domain dan Hosting
Dulu di awal-awal saya pakai provider Niagahoster, sekarang lebih memilih Domainesia, karena apa?
Karena transparan, kamu bisa lihat spesifikasi hosting yang kamu akan gunakan sebelum membayarnya. Bukan setelah bayar, kamu baru bisa lihat spesifikasi hostingnya.
Tuh, kan karena domainesia bersikap terbuka, saya jadi merekomendasikannya. Haha. Padahal saya bukan siapa-siapanya brand tersebut.
Karena dengan 300rban, kamu bisa mendapatkan hosting dengan kapasitas 2Gb dengan RAM 1Gb. Bagi Kadika ini menarik banget dan udah cukup.
Karena Kadika udah mencoba beberapa layanan, meski nggak banyak, setidaknya ada perbandingan.
Bukan berarti yang lain jelek, ya? Ini lebih ke preferensi aja. Kalau kamu juga setuju, ya bisa pake ini.
Tapi kalau mau coba eksplorasi lagi, ya monggo.
Bagaimana Sistem Pembayarannya?
Saya pernah mengerjakan web tapi nggak dibayar dan itu kesalahan saya, karena saya tidak membuat kesepakatan di awal.
Perlunya ada DP (down payment), agar si klien bertekad serius mengerjakan project.
Jangan sesekali menerima project hanya karena kamu percaya itu teman kamu, brand besar. Karena nggak ada yang menjamin projectnya dibayar.
Saya pernah mengerjakan project web dari instansi plat merah. Karena ada drama dari internalnya, hasil kerja yang saya sudah lakukan, tidak diinginkan oleh atasannya.
Alhasil, saya hanya dibayar DP-nya saja. Ya, bersyukur masih bisa kebagian fee-nya. Hehe…
Duh, kalau udah gitu ribet banget. Hehe. Maka pastikan ada kesepakatan, kalau bisa ya, ada hitam di atas putih (surat perjanjian).
Kalau sudah DP boleh minta revisinya berapa kali, dan maksimalnya berapa kali kalau udah lunas. Atau bisa langsung maksimal 3x revisi. Terserah kamu, se-nyamannya kamu aja.
Kalau memang nilai projectnya cukup lumayan. Hehe.
Bagaimana Menentukan Harga Jasa di Awal?
Mungkin kamu bertanya-tanya gimana cara menentukan harga jasa di awal?
Ya, kalau mau jasa saja yang kamu ingin kerjakan, berapa nilai yang siap kamu keluarkan dari hasil kerja yang kamu lakukan?
Nyamannya berapa?
Karena nggak ada patokan untuk harga jasa, apa lagi kalau masih pemula dan belum ada pengalaman. Khawatir minta harganya tinggi, tapi kamu nggak nyaman.
Penting di awal untuk merasa nyaman menerima bayaran dari hasil kerja yang kamu lakukan.
Di awal saya memulai jasa ini 250rb sudah termasuk domaindotcom. Karena saat itu yang saya jual adalah jasa desain blog premium menggunakan blogger.com.
Gimana? Kebayang, ya?
Themes Apa yang Bisa Dipakai?
Rekomendasi Kadika untuk bikin web statis atau landing page atau sales page atau apa pun namanya, ada dua opsi:
Pertama, plugin elementor.
Kedua, Divi Themes.
Keduanya memiliki kepraktisan untuk mendesain.
Kalau saya sekarang sudah pakai LandingPress, themes yang didesain udah support elementor dengan fasilitas yang tak didapatkan pakai themes lain.
Bagaimana Saya Mendapatkan Klien Pertama?
Temukan mereka di mana tempatmu berada.
“waduh, maksudnya gimana ini Kadika?”
Pertama kali saya mendapatkan klien dari Facebook, karena saya memang aktif di sana.
Makin ke sini, saya makin jarang ‘main’ Facebook, selain karena sibuk kerja, sudah merasa perlu pindah media, yakni Instagram.
Karena audiens Instagram itu menengah ke atas, nggak begitu receh seperti Facebook.
Tapi, tergantung kita saat itu bertemannya dengan siapa, kalau teman kita masih teman-teman sewaktu SMP dan SMA, ya kurang relevan. Hehe.
Maka perlu juga menambah teman, agar tetap relevan, yang boleh jadi calon pelanggan. Ahay! Haha…
Menurut saya, selama kita yakin di media yang sering kita aktif gunakan, ada potensi rezeki di sana, karena mereka juga nggak asing lagi dengan kita.
Bayangin, kalau seandainya kamu pindah media hanya karena melihat ‘potensi’, kamu butuh membangun kepercayaan lagi.
Tawarkan saja, engagement rendah nggak masalah, bukan itu yang kita inginkan, yang kita inginkan itu dealing project.
Mantap?
Wah, nggak kerasa udah sampe akhir nih. Biar mudah diingat, saya akan simpulkan dari tulisan ini.
Kesimpulan
Sebenarnya yang saya jual adalah jasa desain web statis (landing page), karena itu yang lebih masuk ke ego klien.
Dibanding jual jasa copywriting, karena dulu copywriting belum se-popular seperti sekarang.
Mereka menginginkan landing page sudah pasti dengan copywritingnya, kan? Begitu juga kita kan?
Tetapkan nilai jasa yang nyaman untukmu.
Lalu, berikan yang terbaik, kalau bisa diberikan di atas ekspektasi.
Karena dengan banyaknya klien yang sudah kamu tangani, perlahan bisa kamu naikkan harga jasa kamu.
Terakhir harga saya, yakni 2,25jt sekali project di tahun 2018. Karena bertambahnya pengalaman, bertambahnya rasa nyaman. Kamu perlahan akan nyaman menaikkan harga layanan, insyaaAllah.
Saya mendoakan apa pun yang dikerjakan oleh kamu, menjadi kebaikan banyak orang. Dan niatkan untuk hanya membantu dan bermanfaat. Karena uang pasti akan mengikuti.
Oke sip?
Semoga bermanfaat. 🙂